Konversi

Broadcast WhatsApp 11.11 Tanpa Diblokir: 3 Template dan Jadwal

Setiap tahun, sekitar tanggal 12 November, kami menerima pesan yang mirip: “Mas, nomor WA toko saya kena batas. Nggak bisa kirim pesan ke pelanggan baru.”

Hampir selalu ceritanya sama: broadcast WhatsApp 11.11 dikirim ke semua kontak di HP, termasuk nomor yang terakhir chat dua tahun lalu, tiga kali sehari selama tiga hari. Beberapa puluh orang menekan “Blokir dan laporkan”, dan sistem WhatsApp membaca itu sebagai spam.

Untuk salon, klinik, atau kafe, nomor itu juga jalur booking. Itu sebabnya broadcast WhatsApp 11.11 tanpa diblokir lebih penting daripada jangkauan: nomor yang dibatasi di pertengahan November biasanya merugikan lebih besar daripada omzet satu hari promo.

Artikel ini berisi tiga template siap salin, jadwal kirim, aturan bersih-bersih daftar, dan cara menangani opt-out. Persiapannya sekitar 2,5–3 jam, dan sebagian besar bisa dipakai lagi untuk 12.12 (Harbolnas).


Ringkasan Cepat

  • Promo hanya untuk pelanggan yang transaksi atau chat dalam 6 bulan terakhir. Kontak 6–12 bulan cukup menerima satu pesan izin, dan yang lebih dari 12 bulan tidak dikirimi.
  • Maksimal tiga pesan promo per orang untuk 11.11 (pesan izin tidak dihitung): teaser H-3, hari H pagi, last call hari H sore. Last call hanya untuk yang sudah membalas.
  • Setiap pesan promo ditutup dengan “Balas STOP”. Balasan STOP diproses dalam 24 jam, tanpa kecuali.
  • Jangan pakai WhatsApp modifikasi, ekstensi blast, atau daftar nomor hasil beli. Kebijakan WhatsApp melarang pesan massal lewat cara-cara ini.
  • Total waktu: sekitar 2,5–3 jam persiapan, 1 jam eksekusi dan bersih-bersih, ditambah 2–3 jam membalas chat di hari H.

Broadcast WhatsApp 11.11 Tanpa Diblokir: Pemicu Pembatasan

Nomor WhatsApp Business dibatasi terutama karena banyak blokir dan laporan, pesan ke orang yang tidak memberi izin, atau pesan massal lewat tool tidak resmi. Semua ini tertulis di Kebijakan Pesan WhatsApp Business (WhatsApp Business Messaging Policy):1

  • Izin (opt-in): Anda hanya boleh menghubungi orang yang memberikan nomornya dan setuju menerima pesan dari Anda. Cara mengumpulkan izin bebas, asal sesuai hukum.
  • Permintaan berhenti: semua permintaan berhenti, di dalam maupun di luar WhatsApp, wajib dihormati.
  • Umpan balik negatif: WhatsApp bisa membatasi jumlah pesan Anda berdasarkan blokir dan laporan, dan akun dengan umpan balik negatif signifikan bisa dibatasi atau dihapus.
  • Pesan massal tidak sah: alasan penghapusan akses. Menurut Pusat Bantuan WhatsApp, pesan otomatis yang tidak diinginkan dideteksi lewat machine learning dan laporan pengguna.2

Dua batas teknis yang sering terlewat: pesan dari broadcast list hanya terkirim ke kontak yang sudah menyimpan nomor Anda, dan satu list maksimal 256 kontak.3 Aturan ini berlaku untuk broadcast list klasik. WhatsApp sedang meluncurkan fitur business broadcast baru yang berbayar setelah kuota gratis, dan cara kerjanya bisa berbeda. Kalau fitur itu sudah muncul di HP Anda, aturan izin, frekuensi, dan STOP di artikel ini tetap berlaku.

Sejak 2025 WhatsApp menguji sistem kredit pesan untuk broadcast di aplikasi WhatsApp Business, dan sejak pertengahan 2026 memperluasnya ke lebih banyak negara. Di masa uji coba, TechCrunch melaporkan 250 pesan gratis untuk akun bisnis.4 Menurut laporan WABetaInfo, kuota gratis bulanan yang berlaku sekarang berbeda per wilayah, sekitar 35 pesan, dengan kemungkinan bonus 250 pesan gratis per bulan selama enam bulan pertama. Sisanya harus dibeli sebagai kredit.5 Saat artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi untuk Indonesia, jadi cek dulu apakah menu kredit sudah muncul di HP Anda (biasanya di Alat bisnis; nama menu bisa berbeda per versi).

Hitung sebelum kirim: jumlah penerima × jumlah pesan. Di contoh salon di bawah, teaser ke 465 orang, pesan hari H ke 393 orang, ditambah pesan izin ke 260 orang pada 1–2 November, totalnya sekitar 1.100 pesan broadcast dalam satu bulan, jauh di atas kuota gratis mana pun. Kalau sistem kredit sudah aktif di akun Anda, beli kredit sebelum 8 November. Harga kredit berbeda per negara, jadi cek di aplikasi. Pesan /simpan11 dan last call dikirim satu per satu di chat masing-masing, jadi tidak memakai kredit broadcast.

Ada satu batas lagi yang berlaku untuk chat biasa. Sejak Oktober 2025 WhatsApp menguji batas bulanan untuk pesan yang dikirim akun pribadi maupun bisnis ke orang yang tidak membalas. Pesan tanpa balasan dihitung ke kuota bulanan, pesan yang dibalas keluar dari hitungan, dan WhatsApp menampilkan peringatan saat Anda mendekati batas. Uji cobanya berjalan di beberapa negara dan angka batasnya belum diumumkan.6 Kontak di label Izin Dulu adalah kelompok yang paling mungkin diam, jadi mengganti broadcast dengan 260 chat satu per satu tidak menyelesaikan masalah. Kirim pesan izin dalam kelompok kecil selama beberapa hari (di contoh salon: 130 pada Minggu, 130 pada Senin), dan jangan kirim ulang ke yang tidak membalas.


Langkah 1: Bersihkan Daftar (60 menit, sekali setup)

Langkah ini paling lama, tapi di sinilah nomor-nomor berisiko tersaring. Kalau Anda sudah memakai label seperti di panduan WhatsApp Business sebagai CRM, pekerjaannya tinggal setengah.

Buka aplikasi WhatsApp Business, lalu buat lima label ini (di Android: tab Chat, ikon titik tiga, Label):

LabelSiapa yang masukMenerima apa di 11.11
Aktif 11.11Transaksi atau chat dalam 6 bulan terakhirTeaser + hari H (+ last call jika membalas)
Izin DuluTransaksi terakhir 6–12 bulan laluSatu pesan izin, tanpa promo
Tertarik 11.11Membalas teaser atau bertanya soal promoDetail bayar lebih dulu + last call
Pembeli 11.11Sudah membayar voucherTidak ada pesan lagi untuk kampanye ini
STOPPernah minta berhenti, di mana punTidak menerima apa-apa, selamanya

Lalu terapkan tujuh aturan kebersihan daftar:

  1. Lebih dari 12 bulan tanpa interaksi: jangan dikirimi. Orang yang sudah lupa siapa Anda adalah orang yang paling mungkin menekan “Laporkan”.
  2. Keluarkan semua nomor yang pernah bilang berhenti, termasuk yang bilang “jangan kirim promo lagi ya” ke kasir. Beri label STOP.
  3. Jangan masukkan nomor dari grup komunitas, arisan, atau daftar hasil beli. Mereka tidak memberi nomornya kepada bisnis Anda.
  4. Pisahkan list menurut label. Setiap label yang berisi lebih dari 256 kontak dipecah menjadi beberapa list, termasuk Izin Dulu. Kalau label Aktif berisi 420 orang, buat dua list: “11.11 Aktif A” dan “11.11 Aktif B”, masing-masing di bawah 256.
  5. Satu HP, satu nomor, aplikasi resmi. Tanpa WhatsApp modifikasi, tanpa ekstensi Chrome untuk blast.
  6. Minta pelanggan menyimpan nomor Anda mulai minggu ini. Tambahkan satu baris di struk atau pesan konfirmasi booking: “Simpan nomor ini supaya info jadwal dan promo sampai.”
  7. Catat asal-usul izin. Satu kolom di Google Sheet cukup: “dapat nomor dari mana, tanggal berapa”. Ini juga berguna untuk urusan persetujuan menurut UU PDP.7

Cara cepat membuat list dari label: buka label, ketuk titik tiga, pilih Kirim pesan ke pelanggan. WhatsApp akan membuat broadcast dari kontak di label itu. Nama menu bisa sedikit berbeda antar versi aplikasi, jadi cek di HP Anda dulu.


Langkah 2: Kirim Pesan Izin ke Kontak Lama (15 menit)

Kontak di label “Izin Dulu” tidak menerima promo. Mereka menerima satu pesan pendek yang menanyakan apakah masih mau dikabari. Yang membalas YA pindah ke label Aktif. Yang diam tidak dikirimi apa-apa lagi.

Kirim sekitar H-10, dibagi dua hari dengan satu list per hari (Minggu, 1 November dan Senin, 2 November):

Halo Kak, ini [Nama Usaha] di [Lokasi].
Sudah lama nggak ketemu. Tanggal 11 November nanti kami
ada promo 11.11 untuk pelanggan lama.

Mau dikabari lewat WhatsApp? Balas YA.
Kalau tidak, cukup abaikan pesan ini, kami tidak akan
kirim promo ke nomor ini.

Yang membalas YA biasanya sedikit. Tidak apa-apa: yang diam lebih mungkin memblokir daripada membeli.


Langkah 3: Tiga Template Broadcast WhatsApp 11.11 (30 menit)

Salin, ganti isi dalam kurung siku, lalu simpan masing-masing sebagai balasan cepat (Alat bisnis, Balasan cepat) dengan pintasan /teaser11, /hariH11, dan /last11, plus satu pesan pendukung /simpan11. Contohnya salon. Untuk kafe atau klinik, ganti produknya saja. Untuk klinik dengan pasien usia matang, ganti “Kak” dengan “Bapak/Ibu”.

Polanya sama: sapaan (broadcast list klasik tidak bisa memasang nama penerima), satu penawaran, satu batas waktu, satu cara membalas, dan baris STOP. Tanpa huruf kapital semua dan deretan tanda seru.

Template 1: Teaser (H-3)

Halo Kak, ini [Nama Salon].

Rabu, 11 November, kami buka voucher 11.11 khusus
pelanggan: [Paket] yang biasanya Rp [harga normal]
jadi Rp [harga promo]. Voucher bisa dipakai sampai
[tanggal akhir berlaku].

Jumlahnya kami batasi [jumlah] voucher supaya setiap
pelanggan tetap dapat jadwal yang nyaman. Kalau mau
kami simpankan satu, balas SIMPAN. Rabu pukul 08.00
kami kirim detail pembayarannya ke Kakak lebih dulu,
sebelum dibuka untuk umum.

Balas STOP kalau tidak ingin menerima info promo lagi.

Balasan SIMPAN membuat percakapan Anda dua arah, dan memberi tahu Anda siapa yang serius. Setiap yang membalas Anda beri label Tertarik 11.11 saat membalas chat (5 detik per chat: tekan lama chat, ikon label), sekaligus hapus centang label Aktif 11.11 supaya mereka tidak menerima Template 2.

Untuk mereka, siapkan balasan cepat /simpan11 (lampirkan gambar QRIS). Rabu pukul 08.00, kirim /simpan11 satu per satu di chat masing-masing pelanggan yang membalas SIMPAN, sekitar 10 detik per chat. Jangan kirim lewat broadcast list.

Selamat pagi Kak, ini voucher 11.11 [Nama Salon] yang
Kakak minta disimpankan: [Paket] Rp [harga promo].

Transfer ke [bank, nomor rekening, atas nama] atau scan
QRIS terlampir, lalu kirim bukti di chat ini. Voucher
kami tahan sampai pukul 12.00 hari ini.

Balas STOP kalau tidak ingin menerima info promo lagi.

Template 2: Hari H (pagi)

Selamat pagi Kak, dari [Nama Salon].

Voucher 11.11 kami sudah dibuka:
[Paket] Rp [harga promo] (normal Rp [harga normal]).
Berlaku untuk jadwal sampai [tanggal akhir berlaku].

Cara ambil: balas VOUCHER, kami kirim nomor rekening
atau QRIS, lalu Kakak pilih jadwal kapan saja sebelum
[tanggal akhir berlaku].

Tersedia [jumlah] voucher, penjualan tutup hari ini
pukul 21.00.

Balas STOP kalau tidak ingin menerima info promo lagi.

Template 3: Last Call (hari H sore, hanya label “Tertarik 11.11”)

Halo Kak [Nama], voucher 11.11 yang kami simpankan
tadi pagi sudah kami lepas pukul 12.00. Sekarang sisa
[jumlah sisa] voucher, penjualan tutup pukul 21.00
malam ini.

Kalau masih mau, balas VOUCHER dan kami bantu sampai
selesai. Kalau belum pas waktunya, tidak apa-apa,
ini pesan terakhir kami soal promo ini.

Balas STOP kalau tidak ingin menerima info promo lagi.

Hanya template ini yang memakai nama, karena penerimanya sedikit (puluhan orang). Kirim satu per satu dari balasan cepat /last11 dan ketik namanya, sekitar 10 detik per chat. Untuk yang membalas VOUCHER pagi itu tapi belum membayar (mereka tidak menerima voucher yang disimpankan), ganti kalimat pertama dengan “Halo Kak [Nama], tadi pagi Kakak sempat membalas soal voucher 11.11 kami.”

Kalimat “ini pesan terakhir kami soal promo ini” membuat pesan ketiga lebih mudah diterima, karena pelanggan tahu tidak akan ada pesan keempat. Konsekuensinya, janji itu harus Anda tepati.

Jangan tulis angka sisa voucher yang tidak benar. Kalau tidak ingin membuka stok, hapus kalimat itu. Kelangkaan palsu yang ketahuan merusak kepercayaan pelanggan tetap. Soal berapa dalam diskon yang masih aman untuk margin, hitungannya ada di rumus break-even diskon flash sale.


Langkah 4: Jadwal Kirim (10 menit untuk dimasukkan ke kalender)

11 November 2026 jatuh di hari Rabu. Jadwal di bawah menyesuaikan itu. Masukkan setiap baris ke Google Calendar dengan pengingat 30 menit sebelumnya, supaya Anda tidak perlu mengingat.

WaktuPesanPenerimaWaktu kerja
Rabu, 28 OktBersihkan daftar, buat label dan list (setiap label di atas 256 kontak dipecah jadi beberapa list)Semua kontak60 menit
Kamis, 29 OktSiapkan 5 balasan cepat (template + /stop) dan masukkan jadwal ke kalender-55 menit
Minggu, 1 Nov, 10.00Pesan izinList Izin A (dari label Izin Dulu)10 menit
Senin, 2 Nov, 10.00Pesan izinList Izin B (dari label Izin Dulu)10 menit
Selasa, 3 NovPindahkan yang membalas YA ke label Aktif dan tambahkan ke list B (cek total tetap di bawah 256)-10 menit
Minggu, 8 Nov, 19.00Template 1: TeaserLabel Aktif 11.1115 menit + balas chat
Senin, 9 NovProses STOP dari teaser-5 menit
Selasa, 10 Nov, malamBuat ulang list A dan B dari label Aktif 11.11 (yang sudah Tertarik tidak ikut)-10 menit
Rabu, 11 Nov, 08.00Balasan cepat /simpan11, satu per satuLabel Tertarik 11.1110–15 menit
Rabu, 11 Nov, 08.30Template 2: Hari HLabel Aktif 11.1115 menit
Rabu, 11 Nov, sepanjang hariBalas chat dengan balasan cepatYang membalas2–3 jam
Rabu, 11 Nov, 17.00Template 3: Last call, satu per satuLabel Tertarik 11.11 yang belum membeli15–20 menit
Kamis, 12 NovCek ulang: semua STOP sudah keluar dari list, beri label “Pembeli 11.11”-15 menit

Total: ±2,5–3 jam persiapan (28 Okt–8 Nov) + ±1 jam eksekusi dan bersih-bersih + 2–3 jam balas chat hari H.

Tiga catatan dari pengalaman:

  • Jangan kirim tengah malam hanya karena marketplace mulai pukul 00.00. Pesan tengah malam dari salon atau klinik mengundang blokir.
  • Beri jeda 15–20 menit antara list A dan list B supaya balasan tidak menumpuk.
  • Pindahkan yang sudah membayar ke label Pembeli sebelum pukul 17.00, supaya tidak ada yang ditawari voucher yang sudah ia bayar.

Jadwal ini bagian dari rangkaian yang lebih besar. Kalau Anda belum menyiapkan stok, iklan, dan halaman promo, lihat checklist persiapan 11.11 selama 40 hari.


Langkah 5: Aturan Opt-Out yang Benar-Benar Dijalankan (15 menit setup)

Baris “Balas STOP” tidak ada gunanya kalau balasan STOP-nya dibiarkan. Buat balasan cepat /stop berisi:

Baik Kak, nomor ini sudah kami keluarkan dari daftar promo.
Untuk booking atau pertanyaan, Kakak tetap bisa chat
ke nomor ini kapan saja. Terima kasih.

Lalu satu aturan untuk siapa pun yang memegang HP toko:

  1. Setiap balasan STOP, BERHENTI, “jangan kirim lagi”, atau sejenisnya: kirim /stop, beri label STOP.
  2. Paling lambat 24 jam kemudian, keluarkan nomor itu dari semua broadcast list.
  3. Nomor berlabel STOP tidak pernah dimasukkan ke list mana pun lagi, termasuk untuk 12.12.
  4. Permintaan yang datang lewat kasir, telepon, atau Instagram diperlakukan sama.

Aturan ini selaras dengan dua hal sekaligus: Kebijakan Pesan WhatsApp Business yang mewajibkan semua permintaan berhenti dihormati,1 dan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi yang memberi subjek data hak menarik kembali persetujuannya.7 Kalimat persetujuan yang aman untuk formulir dan WhatsApp kami bahas di panduan persetujuan data pelanggan menurut UU PDP.


Contoh: Salon di Bintaro dengan 1.100 Kontak

Contoh berikut kami susun dari pola yang sering kami temui. Nama usaha fiktif, angka ilustrasi.

Salon Rumah Rambut di Bintaro punya 1.100 kontak di WhatsApp Business. Setelah dibersihkan:

  • 420 kontak transaksi dalam 6 bulan terakhir: label Aktif 11.11, dibagi menjadi dua list (210 + 210).
  • 260 kontak 6–12 bulan: label Izin Dulu, dibagi menjadi dua list (130 + 130) yang dikirim di hari berbeda.
  • 400 sisanya lebih dari setahun atau tidak jelas asalnya: tidak dikirimi.
  • 20 nomor pernah minta berhenti: label STOP.

Penawaran. Voucher Hair Spa + Creambath, normal Rp 350.000, harga 11.11 Rp 279.000, berlaku sampai 20 Desember. Dibatasi 80 voucher supaya jadwal terapis tidak jebol di akhir November.

Hasil ilustrasi. Dari 260 pesan izin, 45 orang membalas YA dan masuk ke list B (210 + 45 = 255, pas di bawah batas 256), sehingga total penerima teaser 465 orang. 72 orang membalas SIMPAN dan diberi label Tertarik, jadi Template 2 pagi hari H dikirim ke 393 orang sisanya. Sebelum pukul 17.00, 41 voucher terjual, 33 di antaranya dari label Tertarik. Last call dikirim ke 39 orang Tertarik dari teaser ditambah 14 orang yang membalas VOUCHER pagi itu tapi belum membayar (53 chat, sekitar 10 menit), dan 9 voucher lagi terjual. Total 50 voucher, atau Rp 13.950.000 uang masuk di muka.

Kredit. Karena total broadcast melewati kuota gratis, pemilik membeli kredit tambahan lewat aplikasi seminggu sebelumnya.

Opt-out. 6 orang membalas STOP selama kampanye, semua diproses keesokan harinya. Tidak ada peringatan dari WhatsApp.

Waktu pemilik: sesuai jadwal di atas, plus 3 jam membalas chat di hari H yang dibagi dengan resepsionis.


Kapan Cara Ini Tidak Cocok

  • Pelanggan aktif lebih dari sekitar 1.000 orang: empat list atau lebih dari satu HP mulai rawan salah kirim. Pertimbangkan WhatsApp Business Platform (API) lewat penyedia resmi, yang menagih per pesan template marketing terkirim.8
  • Belum punya daftar: pakai 11.11 tahun ini untuk mengumpulkan izin untuk promo berikutnya.
  • Ingin menjangkau orang baru: broadcast list untuk orang yang sudah kenal Anda. Untuk jangkauan lebih luas, pakai WhatsApp Channel dan video pendek, seperti di panduan broadcast marketing WhatsApp.

Kalau Anda Ingin Sistem Ini Jalan Setiap Promo

Semua langkah di atas bisa Anda kerjakan sendiri dan dipakai ulang untuk 12.12. Kalau Anda ingin daftar yang bertambah bersih setiap minggu lewat formulir booking atau halaman promo yang meminta izin WhatsApp dengan benar, kami bisa membantu menyiapkannya. Jadwalkan sesi strategi gratis →


Sumber Referensi


<script type="application/ld+json">
[
  {
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "Article",
    "headline": "Broadcast WhatsApp 11.11 Tanpa Diblokir: 3 Template dan Jadwal",
    "description": "Cara broadcast WhatsApp 11.11 tanpa diblokir: 3 template siap pakai, jadwal kirim, aturan kebersihan daftar dan opt-out, plus pemicu pembatasan akun WhatsApp.",
    "image": "https://eranya.digital/images/blog/salon-booking.webp",
    "author": {"@type": "Organization", "name": "Eranya Digital", "url": "https://eranya.digital"},
    "publisher": {"@type": "Organization", "name": "PT Eranya Digital Nusantara", "logo": {"@type": "ImageObject", "url": "https://eranya.digital/images/logo.png"}},
    "datePublished": "2026-10-25",
    "dateModified": "2026-10-25",
    "mainEntityOfPage": {"@type": "WebPage", "@id": "https://eranya.digital/id/blog/broadcast-whatsapp-11-11-aman/"},
    "inLanguage": "id-ID",
    "keywords": ["broadcast whatsapp 11.11 tanpa diblokir", "cara broadcast whatsapp agar tidak diblokir", "broadcast whatsapp 11.11", "template broadcast promo whatsapp", "jadwal broadcast whatsapp promo", "opt-out whatsapp business", "batas broadcast whatsapp business"],
    "articleSection": "Konversi"
  },
  {
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "FAQPage",
    "mainEntity": [
      {"@type": "Question", "name": "Berapa kali boleh broadcast promo 11.11 ke pelanggan yang sama?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Untuk satu kampanye 11.11, kami sarankan maksimal tiga pesan promo per orang dalam empat hari: teaser H-3, pesan pagi hari H, dan last call sore hari H yang hanya dikirim ke pelanggan yang sudah membalas. Jadi sebagian besar daftar cukup menerima dua pesan. WhatsApp tidak menerbitkan batas frekuensi resmi, tapi banyak blokir dan laporan bisa membuat pengiriman Anda dibatasi."}},
      {"@type": "Question", "name": "Kenapa broadcast WhatsApp tidak sampai ke sebagian pelanggan?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Pesan dari broadcast list di aplikasi WhatsApp Business hanya terkirim ke kontak yang sudah menyimpan nomor Anda di buku kontak HP mereka. Kalau pelanggan belum menyimpan nomor Anda, pesan tidak masuk dan tidak ada notifikasi gagal yang jelas. Solusinya: minta pelanggan menyimpan nomor di kasir, di struk, atau di pesan konfirmasi booking, jauh sebelum hari promo."}},
      {"@type": "Question", "name": "Apa yang membuat nomor WhatsApp Business diblokir atau dibatasi?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Menurut Kebijakan Pesan WhatsApp Business, akun bisa dibatasi atau diblokir jika menerima banyak umpan balik negatif (diblokir atau dilaporkan penerima), mengirim pesan ke orang yang tidak memberi izin, atau mengirim pesan massal secara tidak sah. Di lapangan, pemicu yang paling sering kami temui adalah daftar nomor hasil beli atau comot dari grup, aplikasi WhatsApp modifikasi dan tool blast tidak resmi, serta promo yang dikirim terlalu sering ke daftar yang sudah lama tidak dihubungi."}},
      {"@type": "Question", "name": "Bagaimana cara membuat opt-out broadcast WhatsApp yang benar?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Tutup setiap pesan promo dengan satu kalimat, misalnya 'Balas STOP kalau tidak ingin menerima info promo lagi.' Setiap balasan STOP diproses dalam 24 jam: beri label STOP, keluarkan nomor dari semua broadcast list, kirim satu balasan konfirmasi, dan jangan kirim promo lagi. Permintaan berhenti yang disampaikan di luar WhatsApp, misalnya langsung ke kasir, juga wajib dihormati."}}
    ]
  }
]
</script>

Footnotes

  1. WhatsApp. WhatsApp Business Messaging Policy. business.whatsapp.com/policy Ketentuan resmi soal izin (opt-in), kewajiban menghormati permintaan berhenti, pembatasan berdasarkan blokir dan laporan pengguna, serta larangan pesan massal tidak sah. ↩ ↩2

  2. WhatsApp Help Center. About account bans on the WhatsApp Business app. faq.whatsapp.com/723378546580115 Penjelasan penyebab pemblokiran akun di aplikasi WhatsApp Business dan praktik yang disarankan. ↩

  3. WhatsApp Help Center. How to use broadcast lists. faq.whatsapp.com/861663048350950 Batas 256 kontak per broadcast list dan syarat penerima menyimpan nomor pengirim. ↩

  4. TechCrunch. (18 Maret 2025). WhatsApp will soon limit number of broadcast messages users and businesses can send. techcrunch.com Laporan uji coba batas bulanan pesan siaran dan versi berbayar untuk akun bisnis. ↩

  5. WABetaInfo. (21 Mei 2026). WhatsApp for iOS 26.19.77: what’s new?. wabetainfo.com Laporan perluasan sistem kredit pesan untuk broadcast bisnis ke lebih banyak negara: kuota gratis sekitar 35 pesan per bulan yang berbeda per wilayah, dengan kemungkinan 250 pesan gratis per bulan selama enam bulan pertama. ↩

  6. TechCrunch. (17 Oktober 2025). WhatsApp will curb the number of messages people and businesses can send without a response. techcrunch.com Laporan uji coba batas bulanan untuk pesan ke penerima yang tidak membalas, dengan peringatan saat mendekati batas, di beberapa negara. ↩

  7. Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. peraturan.bpk.go.id/Details/229798/uu-no-27-tahun-2022 Dasar hukum persetujuan pemrosesan data pribadi dan hak subjek data untuk menarik kembali persetujuan. ↩ ↩2

  8. Meta for Developers. Pricing on the WhatsApp Business Platform. developers.facebook.com/docs/whatsapp/pricing Model harga per pesan template yang terkirim, berlaku sejak 1 Juli 2025. ↩

Pertanyaan Seputar Broadcast WhatsApp 11.11

Berapa kali boleh broadcast promo 11.11 ke pelanggan yang sama?

Untuk satu kampanye 11.11, kami sarankan maksimal tiga pesan promo per orang dalam empat hari: teaser H-3, pesan pagi hari H, dan last call sore hari H yang hanya dikirim ke pelanggan yang sudah membalas. Jadi sebagian besar daftar cukup menerima dua pesan. WhatsApp tidak menerbitkan batas frekuensi resmi, tapi banyak blokir dan laporan bisa membuat pengiriman Anda dibatasi.

Kenapa broadcast WhatsApp tidak sampai ke sebagian pelanggan?

Pesan dari broadcast list di aplikasi WhatsApp Business hanya terkirim ke kontak yang sudah menyimpan nomor Anda di buku kontak HP mereka. Kalau pelanggan belum menyimpan nomor Anda, pesan tidak masuk dan tidak ada notifikasi gagal yang jelas. Solusinya: minta pelanggan menyimpan nomor di kasir, di struk, atau di pesan konfirmasi booking, jauh sebelum hari promo.

Apa yang membuat nomor WhatsApp Business diblokir atau dibatasi?

Menurut Kebijakan Pesan WhatsApp Business, akun bisa dibatasi atau diblokir jika menerima banyak umpan balik negatif (diblokir atau dilaporkan penerima), mengirim pesan ke orang yang tidak memberi izin, atau mengirim pesan massal secara tidak sah. Di lapangan, pemicu yang paling sering kami temui adalah daftar nomor hasil beli atau comot dari grup, aplikasi WhatsApp modifikasi dan tool blast tidak resmi, serta promo yang dikirim terlalu sering ke daftar yang sudah lama tidak dihubungi.

Bagaimana cara membuat opt-out broadcast WhatsApp yang benar?

Tutup setiap pesan promo dengan satu kalimat, misalnya 'Balas STOP kalau tidak ingin menerima info promo lagi.' Setiap balasan STOP diproses dalam 24 jam: beri label STOP, keluarkan nomor dari semua broadcast list, kirim satu balasan konfirmasi, dan jangan kirim promo lagi. Permintaan berhenti yang disampaikan di luar WhatsApp, misalnya langsung ke kasir, juga wajib dihormati.