Strategi

Pacing Budget Iklan 11.11: Persen per Hari dari H-14 sampai H+2

Daily budget Rp 72 juta di hari H bisa terbelanja sampai Rp 126 juta. Ketentuan Meta memang mengizinkannya, dan kebanyakan persetujuan budget 11.11 tidak memperhitungkannya. Rapat evaluasi berikutnya akan menanyakan soal pacing budget iklan 11.11 Anda: berapa yang keluar per hari, siapa yang boleh menaikkan, dan kapan tim berhenti.

Kalau jawabannya masih “lihat nanti di hari H”, ada dua risiko, dan kami sering melihat keduanya di tim yang sama dalam satu hari. Uang habis terlalu cepat di jam-jam awal, sebelum Anda tahu penawaran mana yang benar-benar menjual. Sisanya kemudian tertahan karena tidak ada yang berani mengubah apa pun, dan kompetitor mengambil volume yang seharusnya milik Anda.

Struktur kampanye dasarnya tidak kami ulang di sini. Kalau itu belum rapi, mulai dari panduan Meta Ads untuk bisnis.


Ringkasan Cepat

  • Hari H 11.11 mengambil sekitar 40% dari budget kampanye H-14 sampai H+2. Tiga hari sebelumnya sekitar 14,5%, dan H+1 plus H+2 sekitar 15,5%.
  • Setiap Rupiah di hari H tunduk pada satu angka: break-even ROAS di harga promo.
  • Aturan keputusan dibagi empat: scale, tahan, potong, stop. Semuanya punya ambang angka dan syarat belanja minimum supaya tidak memutuskan dari data yang terlalu tipis.
  • Fase belajar diurus sejak H-14. Kampanye 11.11 diaktifkan di H-4 supaya punya 3–4 hari delivery sebelum puncak transaksi.
  • Meta bisa membelanjakan sampai 75% di atas daily budget dalam sehari. Pasang spending limit kampanye sebagai pagar.

Tabel Pacing Budget Iklan 11.11: Persen per Hari

Tabel alokasi budget iklan 11.11 ini untuk jendela 17 hari, 28 Oktober sampai 13 November 2026. Persen dihitung dari total budget kampanye 11.11 di jendela itu, di luar budget evergreen yang tetap jalan seperti biasa.

HariTanggal% budgetKumulatifPorsi prospecting : retargetingFokus
H-14 s/d H-828 Okt–3 Nov2,5% per hari (17,5%)17,5%70 : 30Kumpulkan audiens, keluarkan ad set dari fase belajar
H-74 Nov3%20,5%65 : 35Mulai materi hitung mundur
H-65 Nov3%23,5%65 : 35Kampanye 11.11 sudah lolos review (paused)
H-56 Nov3%26,5%60 : 40Matikan kreatif terburuk
H-47 Nov3,5%30%60 : 40Aktifkan kampanye 11.11 dengan ±60% dari budget hari itu; ad set pemanasan pegang sisanya. Kenaikan harian berikutnya maks. 20%
H-38 Nov4%34%55 : 45Kenaikan bertahap
H-29 Nov4,5%38,5%50 : 50Kunci kreatif hari H
H-110 Nov6%44,5%45 : 55Naikkan base budget kampanye 11.11 di siang hari; jadwalkan kenaikan ke plafon hari H untuk 11 Nov 00.00–23.59 (budget scheduling)
H-011 Nov40%84,5%40 : 60Belanja selama di atas break-even
H+112 Nov9%93,5%30 : 70Retargeting keranjang dan pengunjung hari H
H+213 Nov6,5%100%20 : 80Tutup kampanye, sisa budget dikembalikan

Mulai H-0, ad set pemanasan dimatikan atau dimasukkan ke kampanye 11.11, sehingga 40% hari H sepenuhnya ada di bawah spending limit kampanye 11.11. Kenaikan di tabel adalah rencana yang sudah disetujui; aturan 15–20% per 48 jam di matriks keputusan hanya berlaku untuk scale tambahan berbasis performa. Lompatan H-2 ke H-1 (4,5% ke 6%, sekitar +33%) sengaja melewati batas 20% per hari, supaya kampanye sudah cukup panas untuk menangkap gelombang pembeli jam 00.00.

H-14 sampai H-8 sengaja datar. Tujuannya dua: mengumpulkan audiens hangat (pengunjung web, penonton video, yang pernah menambah keranjang) dan memberi ad set cukup event untuk stabil. Meta menjelaskan ad set butuh sekitar 50 event optimasi dalam seminggu untuk keluar dari fase belajar1 (ambang ini bisa berbeda per akun; status Learning atau Learning limited di kolom Delivery adalah acuan akhir).

Porsi retargeting naik mendekati hari H karena audiens hangat adalah pembeli paling murah, tapi angka di tabel adalah batas atas: audiens kecil punya plafon frekuensi. Cara menghitung plafon itu per audiens ada di artikel retargeting keranjang Meta Ads. Kalau plafonnya lebih kecil, selisihnya kembali ke prospecting.

Anggap 40% di hari H sebagai plafon. Kalau jam 21.00 ROAS sudah di bawah break-even, sisa budget hari H tidak dipindah ke H+1 dan tidak dipaksa habis. Kalau Anda tidak ikut 10.10 atau datanya kosong, geser 5 poin dari hari H ke H-14 sampai H-8, karena Anda butuh lebih banyak waktu belajar.


Kurva Belanja di Hari H

Alokasi 40% di hari H perlu dipantau per jam, karena pola belanja di tanggal kembar tidak rata. Banyak pembeli menunggu jam 00.00, lalu ada gelombang siang dan malam. Pakai kurva ini sebagai acuan untuk mendeteksi overpacing (terlalu cepat habis) atau underpacing. Kurva ini dari pola akun yang kami kelola di tanggal kembar; kalibrasi dengan kurva jam-per-jam 10.10 akun Anda (Ads Manager > Breakdown > By time > Time of day).

Pastikan zona waktu akun iklan Asia/Jakarta (Pengaturan akun iklan). Kalau tidak, “hari H” versi Meta bergeser, dan semua jam cek serta jendela budget scheduling harus digeser sesuai selisihnya.

Jam cekBelanja kumulatif acuan (% budget hari H)Tindakan kalau menyimpang lebih dari 10 poin
02.0012–18%Terlalu tinggi: cek apakah CPM melonjak tanpa diikuti pembelian
08.0025–30%Terlalu rendah: cek status review dan penolakan iklan
12.0042–50%Titik keputusan scale pertama
16.0058–65%Titik keputusan kedua
20.0075–82%Siapkan pemotongan untuk jam terakhir
23.59Maksimal 100%Tidak ada top up di luar persetujuan

02.00 hanya cek pacing (belanja dan CPM), bukan titik keputusan ROAS; data ROAS jam-jam pertama terlalu tertinggal. Titik keputusan pertama adalah 08.00.

Di persetujuan budget, hampir tidak ada yang bertanya soal ini: daily budget Meta tidak mengunci belanja harian. Meta menyatakan belanja harian bisa sampai 75% di atas daily budget pada hari tertentu, tapi total belanja dalam satu minggu kalender tidak melebihi tujuh kali daily budget.2 (Google Ads serupa, sampai dua kali average daily budget.3) Saat daily budget dinaikkan tujuh sampai delapan kali lipat, kelonggaran itu bisa berarti selisih puluhan juta Rupiah.

Pagarnya: pasang campaign spending limit di kampanye 11.11 jam 23.55 di H-1, dari belanja kumulatif aktual, ditambah alokasi hari H dan buffer scale yang sudah disetujui. Naikkan limit itu secara manual untuk H+1. Batas belanja akun menjadi plafon untuk seluruh jendela. Keduanya batas keras: iklan berhenti saat limit tercapai (selisih kecil karena jeda pelaporan masih mungkin). Spending limit sebesar seluruh budget jendela tidak melindungi apa pun di hari H, karena daily budget Rp 72 juta bisa terbelanja jauh di atas itu dan tetap di bawah plafon jendela.


Aturan Scale, Tahan, Potong, dan Stop

Aturan ini hanya berguna kalau angkanya ditulis sebelum kampanye jalan dan disepakati siapa yang berhak mengeksekusi. Di hari H, keputusan diambil di titik cek yang sudah dijadwalkan di kurva atas, rata-rata tiap 4 jam.

Angka dasar yang harus ada dulu

Margin kontribusi promo (MK) = harga promo − HPP − potongan platform
                               − fulfillment, per order, SEBELUM iklan
Break-even ROAS (BE-ROAS)    = harga promo ÷ MK
Break-even CPA (BE-CPA)      = MK
Target ROAS                  = BE-ROAS × 1,25

Perhatikan kata “promo”. Hitung break-even ROAS di harga promo, karena diskon memakan margin. Diskon 20% pada produk dengan margin kontribusi 50% membuat BE-ROAS naik dari 2,0x ke 2,67x. Cara menghitung margin kontribusi setelah diskon ada di rumus break-even diskon flash sale. Kalau definisi ROAS, CAC, dan payback di tim Anda belum seragam, samakan dulu dengan panduan metrik CAC, LTV, dan ROAS.

Pengali 1,25 adalah bantalan untuk atribusi yang tidak sempurna dan retur. Kategori dengan retur tinggi seperti fashion sebaiknya memakai 1,35.

Matriks keputusan

KeputusanSyarat (semua harus terpenuhi)Tindakan pra-H (H-14 s/d H-1)Tindakan hari H
ScaleROAS ≥ target selama 2 titik cek, MER ≥ baseline, stok ≥ 2× proyeksi penjualan sisa jendelaNaikkan 15–20%, maksimal sekali per 48 jamNaikkan 25–30% per blok 4 jam
TahanROAS di antara BE-ROAS dan targetTidak diubah, ganti 1 kreatif terlemahTidak diubah
PotongROAS di bawah BE-ROAS selama 2 titik cek, belanja sejak cek terakhir ≥ 2× BE-CPA atau ≥ 5% budget blok itu (mana yang lebih besar)Turunkan 30%Turunkan 40%
StopCPA ≥ 1,5× BE-CPA dengan belanja sejak cek terakhir ≥ 3× BE-CPA atau ≥ 10% budget blok itu (mana yang lebih besar), atau sisa stok < 10% dari stok awal kampanye untuk SKU yang diiklankan, atau checkout bermasalahMatikan ad setMatikan ad set atau kampanye, eskalasi ke pemilik budget

Semua ROAS di titik cek dihitung untuk blok sejak titik keputusan sebelumnya, bukan kumulatif hari itu. Satu titik cek di bawah BE-ROAS belum cukup untuk memotong: tahan, jangan scale, lalu majukan cek berikutnya menjadi 2 jam.

Syarat belanja minimum di kolom kedua itu yang melindungi ad set sehat. Tanpa syarat itu, satu jam sepi bisa membuat tim memotong ad set yang sebenarnya baik-baik saja. Untuk akun dengan budget hari H puluhan juta, kelipatan BE-CPA saja terlalu tipis, karena itu potong memakai opsi 5% budget blok dan stop memakai 10%.

Soal angka ROAS di hari H

Ads Manager tertinggal dari kenyataan: konversi dilaporkan dengan jeda, dan pembelian lewat marketplace atau WhatsApp tidak semuanya tercatat. Karena itu kami memakai dua angka berdampingan:

ROAS platform = nilai konversi di Ads Manager ÷ belanja iklan
MER           = total omzet semua kanal (dari backend) ÷ total belanja iklan

MER ikut menghitung omzet organik, jadi MER dibandingkan dengan baseline-nya sendiri. Baseline H-14 s/d H-1: MER 28 hari terakhir di luar tanggal kembar. Baseline H-0 s/d H+2: MER 10.10.

Potong mengikuti ROAS platform, kecuali MER hari itu masih di atas baseline. Kalau keduanya bertentangan tajam, masalahnya biasanya di pelacakan; cek dengan panduan GA4 dan atribusi.


Fase Belajar dan Lonjakan Biaya Lelang

Aktifkan kampanye 11.11 di H-4

Meta menyebut perubahan signifikan (termasuk perubahan budget yang besar, kreatif baru, atau perubahan targeting) bisa membuat ad set masuk lagi ke fase belajar.1 Fase belajar dihitung per ad set, jadi ad set pemanasan yang memakai kreatif yang sama tidak mewariskan hasil belajarnya ke kampanye 11.11. Kampanye yang baru lahir di malam 10 November masih belajar saat puncak transaksi. Karena itu urutan yang kami pakai:

  1. Kampanye 11.11 dibuat dan dikirim untuk review di sekitar H-9, dalam kondisi paused, dan sudah lolos review paling lambat H-6.
  2. Kampanye 11.11 diaktifkan di H-4 dengan sekitar 60% dari budget harian di tabel, sehingga punya 3–4 hari delivery sebelum hari H. Dari H-4 sampai H-1, ad set pemanasan H-14 memegang sekitar 40% sisanya untuk terus mengisi audiens hangat yang nanti diretarget kampanye 11.11.
  3. Kenaikan budget dimulai H-4, bertahap, lalu budget kampanye 11.11 dinaikkan ke plafon hari H, dengan sengaja dalam satu lompatan. Lebih aman: pakai budget scheduling (jadwalkan kenaikan budget) di Ads Manager untuk periode 11 Nov 00.00–23.59, supaya kenaikan tidak bocor ke jam terakhir H-1.4 Kenaikan terjadwal dibatasi 8x daily budget; kalau lompatan Anda lebih besar, naikkan base budget sebagian di H-1 siang.

Lompatan budget di hari H hampir pasti memicu fase belajar lagi. Dalam pengalaman kami dampaknya ringan, karena volume konversi hari itu tinggi. Yang merusak adalah mengubah budget, kreatif, dan audiens sekaligus, jadi kami membatasi perubahan ke satu variabel per titik cek.

Memperkirakan CPA hari H dari data 10.10

CPM di tanggal kembar naik karena banyak pengiklan berebut audiens yang sama di jam yang sama. Kami tidak akan memberi angka kenaikan rata-rata, karena angkanya sangat berbeda per kategori dan per akun. Yang bisa dihitung adalah rasionya, dari akun Anda sendiri:

Estimasi CPA hari H = CPA normal × (CPM 10.10 ÷ CPM normal)
                                 ÷ (CVR 10.10 ÷ CVR normal)

CVR di sini adalah pembelian per impresi. Kalau hasilnya di atas BE-CPA, 40% di hari H terlalu agresif untuk akun Anda. Turunkan ke 30% dan pindahkan selisihnya ke H-3 sampai H-1.


Contoh: Brand Parfum Lokal Premium, Budget Rp 180 Juta

Sebuah brand parfum lokal premium di Jakarta Selatan menjual lewat website sendiri dan official store marketplace. Budget Meta untuk jendela H-14 sampai H+2 disetujui Rp 180 juta, ditambah buffer 5% (Rp 9 juta) di luar angka itu yang disetujui sebagai batas atas scale hari H. Angka di bawah ini ilustrasi yang kami susun dari pola yang biasa kami temui di akun serupa.

Angka dasar di harga promo:

Rata-rata order (harga promo)    Rp 420.000
Margin kontribusi sebelum iklan  Rp 210.000 (50%)
BE-ROAS                          420.000 ÷ 210.000 = 2,0x
BE-CPA                           Rp 210.000
Target ROAS                      2,0 × 1,25 = 2,5x
Baseline MER hari H (10.10)      2,8x

Budget per hari dari tabel pacing:

Hari%Rupiah
H-14 s/d H-82,5% × 7Rp 4,5 juta per hari (Rp 31,5 juta)
H-7 s/d H-53% × 3Rp 5,4 juta per hari (Rp 16,2 juta)
H-43,5%Rp 6,3 juta
H-34%Rp 7,2 juta
H-24,5%Rp 8,1 juta
H-16%Rp 10,8 juta
H-040%Rp 72 juta
H+19%Rp 16,2 juta
H+26,5%Rp 11,7 juta
Total100%Rp 180 juta

Dari H-4 sampai H-1, kampanye 11.11 memegang sekitar 60% angka harian itu (Rp 6,5 juta di H-1). Plafon Rp 72 juta adalah 11 kali lipat, di atas batas 8x budget scheduling, jadi base budget dinaikkan ke Rp 9 juta jam 15.00 di H-1. Di jam yang sama, budget ad set pemanasan diturunkan supaya total H-1 tetap Rp 10,8 juta. Kenaikan ke Rp 72 juta dijadwalkan untuk 11 Nov 00.00–23.59. Spending limit kampanye 11.11 dipasang 23.55 di H-1 dari belanja kumulatif aktual, ditambah Rp 81 juta (alokasi hari H Rp 72 juta plus buffer Rp 9 juta).

Estimasi CPA hari H dari data 10.10 mereka: CPA normal Rp 150.000. CPM di 10.10 naik 1,6 kali, CVR naik 1,9 kali.

Estimasi CPA hari H = 150.000 × 1,6 ÷ 1,9 = Rp 126.300

Rp 126.300 jauh di bawah BE-CPA Rp 210.000, jadi 40% di hari H layak dijalankan. Proyeksi kasar: Rp 72 juta ÷ Rp 126.300 = sekitar 570 order, omzet sekitar Rp 239 juta, ROAS sekitar 3,3x.

Yang terjadi di titik cek hari H (skenario):

  • 02.00. Belanja 15% dari budget hari H, CPM sesuai estimasi. Cek pacing saja, tidak ada keputusan.
  • 08.00. ROAS platform blok 00.00–08.00 2,6x. Di atas target, tapi baru satu titik keputusan. Tidak diubah.
  • 12.00. Belanja Rp 33 juta (46%, sesuai kurva). ROAS platform blok 08.00–12.00 2,8x (dua titik keputusan berturut-turut di atas target 2,5x), MER 3,1x di atas baseline 2,8x, stok aman. Keputusan: scale 25% untuk sisa budget hari H, 33 + (39 × 1,25) ≈ Rp 81,75 juta. Spending limit menahannya di Rp 81 juta. Buffer ini sudah disetujui pemilik budget sejak awal, jadi tidak perlu rapat.
  • 16.00. ROAS sejak cek 12.00 2,3x, di antara BE-ROAS dan target: tahan. Satu varian parfum hampir habis. Ad set yang mengiklankan varian itu dimatikan (aturan stop stok), dan budget-nya tidak dipindah ke ad set lain secara otomatis.
  • 20.00. ROAS sejak cek 16.00 turun ke 1,8x, di bawah BE-ROAS 2,0x, dengan belanja Rp 9 juta sejak cek terakhir (di atas 5% budget blok maupun 2× BE-CPA). Baru satu titik di bawah break-even. Keputusan: tahan, majukan cek berikutnya ke 22.00.
  • 22.00. ROAS masih 1,7x dengan belanja Rp 4,5 juta sejak cek 20.00 (di atas 5% budget blok dan 2× BE-CPA). Dua titik berturut-turut di bawah break-even, dan MER hari itu 2,6x, di bawah baseline 2,8x, jadi pengecualian tidak berlaku. Keputusan: potong 40% untuk sisa hari.

Hari H ditutup dengan belanja Rp 68 juta, Rp 13 juta di bawah plafon Rp 81 juta: Rp 4 juta dari alokasi awal dan Rp 9 juta buffer yang sudah dibuka tapi tidak terbelanja. Sisa itu tidak dipindah ke H+1. H+1 tetap jalan dengan Rp 16,2 juta (spending limit dinaikkan manual sebesar itu), dengan ambang stop yang lebih ketat: kalau jam 12.00 ROAS di bawah 2,0x, kampanye dimatikan.

Rp 13 juta yang “tidak terpakai” itu akan ditanyakan di rapat evaluasi. Jawabannya sudah tertulis di aturan yang disepakati sebelum H-14: belanja di bawah BE-ROAS dipotong, dan Rp 13 juta itu tetap di kas.


Governance: Siapa Boleh Mengubah Apa

Tulis ini di dokumen kampanye sebelum H-14.

1. Pemilik budget   : [nama], menyetujui plafon hari H dan batas scale
2. PIC eksekusi     : [nama], boleh scale/potong/stop sesuai matriks
                      tanpa persetujuan ulang
3. Eskalasi         : keputusan di luar matriks (top up, kanal baru,
                      pindah budget antar hari) wajib persetujuan pemilik
                      budget, tertulis, dengan jam

Overspend paling sering terjadi di tim tanpa izin tertulis untuk berhenti. Untuk urutan persiapan di luar iklan (stok, penawaran, WhatsApp, pengiriman), lihat checklist persiapan 11.11 dalam 40 hari.


Minta Angka Break-even Anda Dicek Sebelum H-14

Tabel ini gagal paling sering di pelacakan: kalau event pembelian tidak terbaca rapi, semua ambang di atas dibaca dari angka yang salah. Eranya Digital biasanya masuk di titik itu, termasuk menyusun dashboard MER harian supaya keputusan hari H tidak bergantung pada angka Ads Manager saja.

Kalau Anda ingin angka break-even dan plafon hari H dicek sebelum kampanye dikunci, jadwalkan sesi strategi bersama tim kami.


Sumber Referensi


<script type="application/ld+json">
[
  {
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "Article",
    "headline": "Pacing Budget Iklan 11.11: Persen per Hari dari H-14 sampai H+2",
    "description": "Pacing budget iklan 11.11: tabel persen per hari H-14 sampai H+2, aturan scale dan stop berbasis break-even ROAS/CPA, fase belajar, dan lonjakan CPM hari H.",
    "image": "https://eranya.digital/images/blog/website-vs-ads.webp",
    "author": {"@type": "Organization", "name": "Eranya Digital", "url": "https://eranya.digital"},
    "publisher": {"@type": "Organization", "name": "PT Eranya Digital Nusantara", "logo": {"@type": "ImageObject", "url": "https://eranya.digital/images/logo.png"}},
    "datePublished": "2026-10-19",
    "dateModified": "2026-10-19",
    "mainEntityOfPage": {"@type": "WebPage", "@id": "https://eranya.digital/id/blog/pacing-budget-iklan-11-11/"},
    "inLanguage": "id-ID",
    "keywords": ["pacing budget iklan 11.11", "alokasi budget iklan 11.11", "budget iklan hari H 11.11", "kapan stop iklan meta ads", "break-even ROAS kampanye promo"],
    "articleSection": "Strategi"
  },
  {
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "FAQPage",
    "mainEntity": [
      {"@type": "Question", "name": "Berapa budget iklan yang ideal untuk 11.11 per hari?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Sebagai titik awal, sekitar 40% dari total budget kampanye (H-14 sampai H+2) untuk hari H, sekitar 14,5% untuk tiga hari sebelumnya, dan sekitar 15,5% untuk H+1 dan H+2. Anggap 40% itu plafon. Budget hari H hanya dibelanjakan selama ROAS masih di atas break-even, dan sisanya dikembalikan ke pemilik budget."}},
      {"@type": "Question", "name": "Apakah menaikkan budget besar-besaran di hari H akan mengulang fase belajar Meta?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Bisa. Meta menyebut perubahan budget yang signifikan sebagai salah satu pemicu ad set masuk lagi ke fase belajar. Di hari H dampaknya biasanya lebih kecil dari yang ditakutkan karena volume konversi tinggi. Cara yang lebih aman: aktifkan kampanye 11.11 sejak H-4 supaya sudah punya riwayat delivery, naikkan budget bertahap dari H-4, dan jangan mengubah kreatif, audiens, dan budget sekaligus."}},
      {"@type": "Question", "name": "Kapan iklan 11.11 sebaiknya dihentikan?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Potong budget ketika ROAS di bawah break-even ROAS selama dua titik cek berturut-turut dengan belanja yang cukup untuk dibaca. Matikan ad set ketika CPA mencapai 1,5 kali break-even CPA, ketika sisa stok SKU yang diiklankan di bawah 10% dari stok awal kampanye, atau ketika halaman tujuan dan checkout bermasalah. Untuk H+1 dan H+2, kami menyarankan batas yang lebih ketat, karena permintaan turun cepat setelah tanggal kembar lewat."}},
      {"@type": "Question", "name": "Kenapa biaya iklan naik saat 11.11?", "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": "Karena lelang iklan jauh lebih padat. Banyak pengiklan menaikkan budget di hari yang sama untuk audiens yang sama, sehingga CPM naik. Kenaikan itu tidak otomatis membuat kampanye rugi, karena tingkat konversi juga biasanya naik. Yang menentukan adalah rasio keduanya. Pakai data CPM dan tingkat konversi 10.10 akun Anda sendiri untuk memperkirakan CPA hari H."}}
    ]
  }
]
</script>

Footnotes

  1. Meta Business Help Center. About the learning phase. facebook.com/business/help/112167992830700 Penjelasan resmi fase belajar ad set, kebutuhan sekitar 50 event optimasi per minggu, dan perubahan signifikan yang bisa mengulang fase belajar. ↩ ↩2

  2. Meta Business Help Center. About daily budgets. facebook.com/business/help/190490051321426 Ketentuan belanja harian yang bisa melebihi daily budget hingga 75%, dengan total belanja dalam satu minggu kalender dibatasi tujuh kali daily budget. ↩

  3. Google Ads Help. About overdelivery and your average daily budget. support.google.com/google-ads/answer/2375423 Ketentuan overdelivery hingga dua kali average daily budget dan batas bulanan 30,4 kali. ↩

  4. Meta Business Help Center. About budget scheduling. facebook.com/business/help/633318028866693 Cara menjadwalkan kenaikan budget untuk periode permintaan tinggi dan batas kenaikannya. ↩

Pertanyaan Seputar Pacing Budget Iklan 11.11

Berapa budget iklan yang ideal untuk 11.11 per hari?

Sebagai titik awal, sekitar 40% dari total budget kampanye (H-14 sampai H+2) untuk hari H, sekitar 14,5% untuk tiga hari sebelumnya, dan sekitar 15,5% untuk H+1 dan H+2. Anggap 40% itu plafon. Budget hari H hanya dibelanjakan selama ROAS masih di atas break-even, dan sisanya dikembalikan ke pemilik budget.

Apakah menaikkan budget besar-besaran di hari H akan mengulang fase belajar Meta?

Bisa. Meta menyebut perubahan budget yang signifikan sebagai salah satu pemicu ad set masuk lagi ke fase belajar. Di hari H dampaknya biasanya lebih kecil dari yang ditakutkan karena volume konversi tinggi. Cara yang lebih aman: aktifkan kampanye 11.11 sejak H-4 supaya sudah punya riwayat delivery, naikkan budget bertahap dari H-4, dan jangan mengubah kreatif, audiens, dan budget sekaligus.

Kapan iklan 11.11 sebaiknya dihentikan?

Potong budget ketika ROAS di bawah break-even ROAS selama dua titik cek berturut-turut dengan belanja yang cukup untuk dibaca. Matikan ad set ketika CPA mencapai 1,5 kali break-even CPA, ketika sisa stok SKU yang diiklankan di bawah 10% dari stok awal kampanye, atau ketika halaman tujuan dan checkout bermasalah. Untuk H+1 dan H+2, kami menyarankan batas yang lebih ketat, karena permintaan turun cepat setelah tanggal kembar lewat.

Kenapa biaya iklan naik saat 11.11?

Karena lelang iklan jauh lebih padat. Banyak pengiklan menaikkan budget di hari yang sama untuk audiens yang sama, sehingga CPM naik. Kenaikan itu tidak otomatis membuat kampanye rugi, karena tingkat konversi juga biasanya naik. Yang menentukan adalah rasio keduanya. Pakai data CPM dan tingkat konversi 10.10 akun Anda sendiri untuk memperkirakan CPA hari H.